PENDAHULUAN    

 


ASOSIASI BANK PEMBANGUNAN DAERAH adalah organisasi profesi bersifat otonom, yang berperan sebagai wadah dalam pemersatu dan mempererat hubungan kerjasama yang saling menguntungkan antar Bank Pembangunan Daerah di seluruh Indonesia, khususnya dalam membawakan aspirasi dan memperjuangkan kepentingan BPD pada forum Federasi Perbankan Indonesia dengan segala aktifitasnya. ASOSIASI BANK PEMBANGUNAN DAERAH didirikan pada bulan Maret 1999, dan dengan berdirinya ASOSIASI BANK PEMBANGUNAN DAERAH ini maka secara resmi menggantikan peranan BKS-BPDSI (Badan Kerjasama Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia), yang telah dibubarkan dalam Musyawarah Kerja III BKS-BPDSI tanggal 24 Maret 1999 di Batam. Diharapkan dengan terbentuknya ASOSIASI BANK PEMBANGUNAN DAERAH ini dapat merupakan mediator dan fasilitator dalam hal menampung serta memecahkan permasalahan yang timbul melalui jalur kerjasama antar BPD di seluruh Indonesia. Selain daripada itu, peran profesional dari ASOSIASI BANK PEMBANGUNAN DAERAH ini adalah : Mengkoordinir dan mengkonsolidasi sumber daya yang ada di BPD di seluruh Indonesia, untuk dijadikan suatu potensi bersama atau mengandung kepentingan serta keuntungan bersama. Melakukan penelitian dan pengembangan berbagai aspek, terutama aspek yang berprioritas tinggi, untuk menimbulkan nilai tambah bagi BPD di seluruh Indonesia. Memberikan konsultansi dalam rangka peningkatan sistem operasional perbankan, sistem Teknologi, dan sistem pengelolaan Sumber Daya Manusia. Menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan bagi BPD dalam rangka unifikasi serta standarisasi kompetensi dan profesionalisme. Sejalan dengan tuntutan perkembangan perekonomian, perbankan dan kemajuan teknologi pendukungnya, Pengurus ASOSIASI BANK PEMBANGUNAN DAERAH harus senantiasa mengembangkan pemikiran mendukung tumbuhnya misi manajemen yang selalu melihat jauh ke depan dan siap mengantisipasi ketidak-pastian serta kemajuan teknologi yang pasti. Dukungan serta komitmen para anggotanya yang terdiri dari 26 BPD di seluruh Indonesia merupakan kunci kelancaran dan keberhasilan pelayanan asosiasi ini bagi seluruh anggotanya. Selain itu kerjasama selalu dijalin dengan berbagai instansi Pemerintah, Badan Swasta Perbankan serta lembaga-lembaga atau badan-badan lainnya, baik nasional maupun internasional.
 

 

   ORGANISASI   

 


Organisasi
ASOSIASI BANK PEMBANGUNAN DAERAH didirikan pada tanggal 24 Maret 1999 di Batam dalam Musyawarah Kerja III BKS-BPDSI, sebagai pengganti dari BKS-BPDSI (Badan Kerjasama Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia) yang didirikan pada tanggal 14 Desember 1993 di Jakarta dan dibubarkan dalam MUKER tersebut.. Berkedudukan di Ibukota Negara Republik Indonesia dengan alamat kantor di Gedung Bank DKI Lt. IV Cabang Pintu Besar Selatan, Jl. Pintu Besar Selatan No. 90 Jakarta, Telp. 021-6246338 Fax. 021-6246411.

 

   VISI DAN MISI   

 


Membantu meningkatkan peranan Bank Pembangunan Daerah dalam rangka pengembangan perekonomian dan pembangunan dengan meningkatkan mutu pelayanan, sebagai salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah dan sebagai sarana pemerataan pembangunan daerah dalam rangka pembangunan nasional dengan mengutamakan kemanfaatan umum baik untuk jangka pendek maupun untuk jangka panjang ; Mempererat hubungan kerjasama yang saling menguntungkan antar Bank Pembangunan Daerah maupun pihak lain khususnya perbankan di Indonesia dengan segala aktifitasnya dalam rangka menumbuh-kembangkan Bank Pembangunan Daerah di seluruh Indonesia ;
ASOSIASI BANK PEMBANGUNAN DAERAH sebagai wadah dalam membawakan aspirasi Bank Pembangunan Daerah di Seluruh Indonesia khususnya dalam forum Federasi Perbankan Indonesia.
 

 

   FUNGSI DAN TUGAS POKOK   

 


Menjembatani dan memperjuangkan kepentingan Bank Pembangunan Daerah di seluruh Indonesia kepada Pemerintah di satu pihak dan meneruskan kebijaksanaan serta bimbingan Pemerintah kepada Bank Pembangunan Daerah di seluruh Indonesia di lain pihak ; Menampung, mengolah dan merumuskan permasalahan yang menyangkut kegiatan operasional Bank Pembangunan Daerah untuk disampaikan kepada Pemerintah sebagai bahan penetapan kebijaksanaan lebih lanjut. Memberikan 0bimbingan dan arahan/petunjuk terhadap bank-bank anggota
ASOSIASI BANK PEMBANGUNAN DAERAH, sesuai dengan kemampuan dan wewenang yang dimiliki dan sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku ; Sebagai salah satu sumber informasi bagi Pemerintah dalam melakukan pembinaan umum dan pengembangan Bank Pembangunan Daerah, dalam rangka pelaksanaan otonomi yang nyata dan bertanggung jawab ; Mengadakan hubungan kerjasama yang saling menguntungkan antara Bank Pembangunan Daerah di Seluruh Indonesia dengan Instansi Pemerintah, Badan Swasta Perbankan dan lembaga-lembaga atau badan-badan lainnya untuk kepentingan ASOSIASI BANK PEMBANGUNAN DAERAH; Mendorong peningkatan kemampuan Bank Pembangunan Daerah di seluruh Indonesia dengan menyelenggarakan usaha-usaha atau kegiatan-kegiatan yang bersifat konstruktif ; Menyelenggarakan koordinasi, konsultasi, dan informasi dalam memperjuangkan kepentingan bersama ; Meningkatkan profesionalisme di kalangan Pejabat dan seluruh karyawan yang ada di jajaran Bank Pembangunan Daerah di seluruh Indonesia. Membantu mengupayakan pengiriman wakil-wakil Bank Pembangunan Daerah di Seluruh Indonesia untuk mengikuti Rapat, Seminar, Forum Pembahasan yang diselenggarakan oleh Instansi / lembaga-lembaga Pemerintah maupun Badan-badan Swasta lainnya yang dianggap perlu , baik di dalam maupun di luar negeri.
 

 

    RUANG LINGKUP KERJASAMA   

 


Ruang lingkup kerjasama pada ASOSIASI BANK
PEMBANGUNAN DAERAH meliputi :

1. Kerjasama pada bidang Teknologi Sistem Informasi
2.
Kerjasama pada bidang Organisasi/Sumber Daya Manusia
3.
Kerjasama pada bidang Penelitian dan Pengembangan
4. Kerjasama pada bidang Pengembangan Bisnis

5. Kerjasama pada bidang Syariah

 

 

   KEANGGOTAAN   

 


Anggota ASOSIASI BANK
PEMBANGUNAN DAERAH adalah Bank Pembangunan Daerah di seluruh Indonesia.

 

 

   SUMBER KEUANGAN   

 


ASOSIASI BANK
PEMBANGUNAN DAERAH adalah asosiasi yang operasionalnya didukung oleh dana Iuran Tahunan dan Iuran Bulanan, yang besarnya disepakati dalam Musyawarah Kerja Anggota ASOSIASI BANK DAERAH. Sumber keuangan ASOSIASI BANK PEMBANGUNAN DAERAH diperoleh dari Iuran Wajib dari seluruh Bank Pembangunan Daerah di seluruh Indonesia sebagai anggota, sumbangan lainnya yang tidak mengikat, serta sumber-sumber lain yang sah.

 

 

   KEPENGURUSAN   

 

 


Susunan kepengurusan
ASOSIASI BANK PEMBANGUNAN DAERAH adalah :

Executive Board

Ketua Umum

Winny Erwindia

Ex. Direktur Utama Bank DKI

Ketua I Bid TSI

H. Gus Irawan Pasaribu

Direktur Utama Bank Sumut

Ketua II Bid Org/SDM

Aminuddin

Direktur Utama BPD Kaltim

Ketua III Bid Litbang

Hariyono

Direktur Utama Bank Jateng

Ketua IV Bid Peng Bisnis

H. Djamaluddin Malik

Ex. Direktur Utama Bank Kalbar

Sekretaris Jenderal

Muljanto

Direktur Utama Bank Jatim

Bendahara

Eddy R. Sinulingga

Direktur Utama Bank Papua

 

Pelaksana Harian

Direktur Eksekutif

Nazwar Nazir

Sekretaris Eksekutif

Hafid Star

Tenaga Ahli

Rudi D. Harahap

Sunarsip

Masni Mochtar

Staff Bidang Peng. Bisnis

Yudi Hikmat Budyana

Staff Bidang Organisasi/SDM

Addy Arafah

Staff Bidang Litbang

Heru Setyawan

Staff Bidang Keuangan

Ade Rulia Irawati

Staff Administrasi dan Umum

Sudarno

Staff IT

Priyo Pamungkas

Sekretaris

Nova Indriyani